Text
Bukan Untukmu
Rindu kadangkala bisa merajam hati hingga pilu , Ketika kita tak sanggup mengucap kata, untuk mematahkannya
Sudah bermusim-musim aku termenung didini. Berdiri di antara ibuan cemas dan tumpahan resah. Dengan setangkup harap, aku menunggu pintu itu terbuka . Meski tersaji hampa didalamnya
Kemarilah, papahlah aku untuk memasuki pintu itu sebab kakiku lumpuh, pundakku terlalu berat memanggil rindu.
Sekali lagi, Izinkan aku masuk ke dalamnya. Ini sepotong hati, dan segelas air embun pagi hari
Tidak tersedia versi lain